12.3 C
New York
Kamis, April 23, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Ungkap Didatangi Debt Collector, Sarwendah Bukan Bermaksud Serang Ruben Onsu

Cekkabaronline.com, Jakarta – Ketegangan antara Sarwendah Tan dan mantan suaminya, Ruben Onsu, kembali mencuat setelah kediaman Sarwendah didatangi pihak debt collector. Perempuan kelahiran 1989 itu disebut mengalami ketakutan mendalam hingga akhirnya meminta kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, untuk membeberkan kronologi agar tidak terjadi kunjungan serupa. Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Chris menegaskan bahwa penjelasan ke publik tidak bertujuan menyerang Ruben. Menurutnya, tindakan itu dilakukan karena kliennya benar-benar merasa terancam.

“Karena Sarwendah ketakutan dan faktanya seperti itu,” ujarnya. Rasa takut itu muncul terutama karena Sarwendah tinggal bersama tiga anak yang juga rentan terpengaruh secara psikologis.

Ia mengatakan Sarwendah sangat mempertimbangkan kenyamanan anak-anak. Ketakutan bahwa debt collector bisa datang kembali membuat suasana rumah menjadi tidak tenang.

Sarwendah memikirkan anak-anak di rumah, kalau nantinya debt collector itu datang lagi,” ucapnya. Atas dasar itulah ia diminta untuk membuka informasi tersebut ke masyarakat.

Keputusan menyampaikan pernyataan terbuka ini diambil semata-mata untuk melindungi Sarwendah, bukan untuk memperkeruh hubungan dengan Ruben. Ia menambahkan bahwa Sarwendah kini berfokus mengurus keluarga sehingga kehadiran orang asing dengan tekanan tertentu sangat mengganggu ketenangannya.

Jadi kami tegaskan kami sampaikan ke publik tujuannya agar Sarwendah tidak lagi didatangi debt collector,” tegas Chris.

Chris juga meluruskan bahwa kliennya tidak memiliki kaitan apa pun dengan pihak debt collector yang datang ke rumah. Sarwendah pun bingung harus bagaimana caranya biar gak didatangi, ya melalui saya dan saya sampaikan ke publik, dia tidak mau lagi didatangi debt collector, katanya.

Namun, respons berbeda muncul dari pihak Ruben Onsu. Chris menyayangkan sikap kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, yang menanggapi persoalan ini dengan pembahasan yang dianggap melebar.

Tapi ya Bang Minola kuasa hukum RSO justru malah membicarakan hal lain di luar debt collector. Itu yang kami sayangkan,” ujarnya.

Ia mengaku terkejut ketika isu yang dibahas melebar menjadi persoalan pribadi, termasuk soal anak dan nafkah. Kami kaget, jujur aja, dengan segala kerendahan hati, ya, kami kaget, pada saat kami bicara debt collector, Bang Minola mungkin langsung menyampaikan hal-hal di luar itu,” jelasnya.

Chris menegaskan pihaknya hanya ingin meminta perlindungan atas potensi intimidasi yang dialami Sarwendah. Ia menilai pengalihan isu dapat mengaburkan masalah pokok yang sedang dihadapi. Ia berharap tidak ada lagi penyampaian informasi yang dapat memperburuk situasi atau menimbulkan persepsi negatif di publik.

Selain itu, Chris juga menyoroti munculnya informasi yang dianggap berisiko mencemarkan nama baik Sarwendah, terutama terkait kerja sama dengan berbagai brand. Sempat saya dengar juga bahwa ada informasi hati-hati nih Sarwendah terkait dengan apa namanya? Brand-brand gitu. Ya, ini mengerikan juga. Jangan sampai ini jadi pencemaran,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa dinamika pasca perceraian Sarwendah dan Ruben masih menyisakan tantangan tersendiri bagi keduanya. Chris berharap polemik ini berhenti melebar dan semua pihak dapat kembali pada substansi utama, yakni memastikan Sarwendah dan anak-anaknya terbebas dari tekanan pihak yang tidak berkepentingan. Dengan demikian, ia berharap kedamaian bisa kembali menyelimuti rumah sang presenter.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles