Cekkabaronline.com – Konten kreator sekaligus musisi Reza Oktovian alias Reza Arap meluapkan amarahnya terhadap dua kerabatnya, DJ Bravy dan Teguh Prakoso alias Tepe. Kekecewaan tersebut diungkapkan Arap melalui tangkapan layar unggahan akun X pribadinya yang dibagikan ulang ke Instagram pada Senin (5/10/2026).
Arap menilai tindakan kedua rekannya tersebut telah melampaui batas hingga memicu kekecewaan publik. Tanpa ragu, personel Weird Genius itu melontarkan kritik keras dan menyebut salah satu dari mereka mengalami star syndrome.
“Bravy anj*ng, tepe ng*ot. Yang 1 joke tongkrongan dibawa ke public. Yang 1 star syndrome rata kanan. Kalo Bravy di gua yaudah aja, yang satunya, bo huat (tidak habis pikir),” tulis Arap.
Tak hanya menegur rekannya secara terbuka, Arap juga secara khusus melayangkan permohonan maaf kepada komika dan kreator konten Raditya Dika atas dampak dari kelakuan Tepe.
“Sorry, chat. sorry, @raditya_dika,” lanjutnya.
Merespons teguran keras tersebut, baik Tepe maupun Bravy tampak mengakui kesalahan masing-masing di kolom komentar.
“Aku bodoh aku tolol aku hina,” tulis Tepe.
“Aku bodoh aku bodoh aku bodoh,” balas Bravy singkat.
Sorotan Netizen dan Duduk Perkara
Kritik tajam dari Reza Arap memicu gelombang reaksi netizen yang turut menyoroti rekam jejak etika (<span;>attitude<span;>) Tepe dan lelucon vulgar Bravy di ruang digital.
Sebelumnya, DJ Bravy menjadi sasaran kritik publik seusai membuat utas di platform Threads. Dalam unggahan tersebut, ia melontarkan candaan meminta foto payudara (PAP) di pagi hari demi menjaga suasana hati, tindakan yang dinilai publik tidak pantas dan merendahkan.
Sementara itu, persoalan Tepe berpusat pada masalah kedisiplinan dan sopan santun. Tepe diketahui berulang kali terlambat saat membuat janji kerja bersama Raditya Dika, salah satunya molor hingga 30 menit.
Selain masalah ketepatan waktu, publik menyoroti perilakunya saat menikmati hidangan omakase Jepang. Tepe menuai kritik setelah kedapatan memanggil chef restoran dengan intonasi tinggi serta melabeli sang koki “ngeyel” hanya karena menaruh wasabi. Perdebatan Tepe dengan Raditya Dika mengenai warna hidangan dalam kesempatan tersebut juga dinilai warganet memperlihatkan minimnya respek serta etika profesional.




