Cekkabaronline.com, Jakarta – Kawasan Pluit, Jakarta Utara, menjadi saksi dimulainya langkah baru bagi industri hiburan tanah air. Pada Sabtu (17/1/2026), GG Management melakukan kolaborasi strategis dengan The Song Studio. Menariknya, manajemen ini menggandeng aktor senior kenamaan, Reynold Surbakti, sebagai mentor utama untuk kelas seni peran bagi para calon bintang masa depan.
Kehadiran sosok aktor watak sekaliber Reynold bukan tanpa alasan. Langkah ini diambil untuk menjawab keresahan industri terkait banyaknya talenta muda yang hanya menonjolkan fisik namun minim kualitas akting. GG Management ingin memastikan bahwa setiap bakat yang mereka naungi memiliki kedalaman karakter dan teknik peran yang mumpuni sebelum terjun ke layar kaca.
Pemilik GG Management, Kumala, mengungkapkan bahwa pemilihan Reynold didasari oleh rekam jejak sang aktor yang tetap relevan lintas generasi. Ia menyadari bahwa banyak talenta muda yang sebenarnya sudah dilirik oleh jenama atau brand ternama, namun sering kali gagal memberikan performa maksimal karena tidak memiliki fondasi dasar akting yang kuat.
”Kita kolaborasi nih. Kebetulan beliau menyambut dengan baik. Teringat aktor watak yang sudah nge-hits di zamannya sampai sekarang, dan kebetulan kenal sama Bang Reynold,” ujar Kumala kepada awak media.
Bagi Reynold Surbakti, ajakan ini merupakan kesempatan emas untuk berbagi ilmu kepada generasi penerus. Ia melihat besarnya antusiasme anak muda untuk terjun ke dunia hiburan perlu dibarengi dengan bimbingan dari praktisi yang berpengalaman.
Fokus utamanya adalah memoles teknik sekaligus memperkuat mentalitas para peserta didik.

”Makanya kita bilang ya sudah kita sama-sama poles deh. Dengan kemampuan saya, dengan pengetahuan saya, nanti bisa di-share ke adik-adik itu apalagi masih kecil-kecil ataupun yang baru dewasa. Itu enak banget kasih tahunya,” ungkap Reynold Surbakti.
Dalam proses pengajarannya nanti, Reynold membawa filosofi bahwa akting adalah tentang keberagaman karakter. Ia ingin mematahkan stigma yang menganggap dunia hiburan hanya milik mereka yang memiliki wajah cantik atau tampan. Baginya, setiap individu punya peluang yang sama selama mereka memahami keunikan dirinya.
”Setiap orang mempunyai kapasitasnya masing-masing di dunia seni peran. Karena kan di dunia seni peran itu banyak banget karakter yang dibutuhkan. Jadi enggak usah pusing dengan keterbatasan yang dimiliki oleh teman-teman yang lain,” tegas Reynold.
Pengalaman Reynold di bidang sosial pun menjadi senjata rahasia dalam metode pengajarannya. Terbiasa mengajar di panti asuhan membuat ia memiliki kemampuan khusus dalam membangun kepercayaan diri seseorang.
Kemampuan pedagogis inilah yang kini ia transformasikan ke dalam ranah bisnis hiburan untuk mencetak talenta yang berani dan beretika.
Selain kelas akting yang dimentori langsung oleh Reynold Surbakti, GG Management juga menunjukkan keseriusannya dengan membuka berbagai kelas seni lainnya. Tersedia kelas modeling, vokal, hingga Belly Dance, yang semuanya dipandu oleh tenaga profesional di bidangnya masing-masing.
Melalui wadah ini, diharapkan akan lahir gelombang baru seniman Indonesia yang tidak hanya mengejar popularitas instan, tetapi juga memiliki kualitas yang diakui secara profesional. GG Management dan Reynold Surbakti kini bersinergi untuk menciptakan ekosistem hiburan yang lebih berkualitas dan inklusif bagi semua talenta.





