Cekkabaronline.com, Jakarta – Teuku Rassya memilih menjalani masa persiapan pernikahan dengan cara yang tenang dan apa adanya. Setelah bertunangan dengan Cleantha Islan, aktor muda ini mantap membawa hubungannya yang telah berjalan lima tahun ke jenjang pernikahan. Rencana tersebut disampaikan Rassya saat berbincang dengan awak media di Jakarta.
Dalam keterangannya, Rassya menekankan bahwa pernikahan bukan ajang pamer kemewahan. Ia lebih mengutamakan makna dan kenyamanan bagi dirinya serta pasangan, termasuk dalam menentukan konsep, jumlah tamu, hingga suvenir pernikahan.
“Pressure? Enggak sih,” katanya singkat saat ditemui di kantor Hitsmaker, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Salah satu yang masih menjadi pertimbangan adalah konsep acara, apakah akan digelar secara intim atau mengundang tamu dalam jumlah besar. Menurut Rassya, keputusan tersebut masih dibicarakan bersama pasangan.
“Nah itu yang masih lagi dipikirin, antara yang bener-bener intimate atau yang lebih gede,” ujarnya.

Meski belum menentukan konsep resepsi secara pasti, Rassya sudah memiliki gambaran besar. Ia ingin tetap menghormati tradisi Aceh dalam prosesi akad, dengan beberapa penyesuaian yang relevan.
“Kalau apanya? Akad-nya? Akad-nya sih lumayan ya tradisional Aceh sih. Tapi mungkin ada beberapa yang disesuaikan gitu ya. Prosedurnya,” katanya.
Sementara itu, resepsi pernikahan berpotensi mengusung nuansa internasional. Latar belakang keluarga pasangan menjadi alasan utama pemilihan konsep tersebut.
“Kalau resepsinya sendiri kita masih mikir terus terang, tapi mungkin ada internasional karena dari sisi pasangan aku juga ada keturunan dari Jepang-nya. Jadi coba mengakomodir itulah gitu,” ucapnya.
Terkait persiapan teknis, Rassya mengaku belum merasakan hal yang benar-benar melelahkan. Ia memilih menjalani semua proses dengan santai dan penuh rasa syukur.
“Yang bikin paling pusing? Yang menguras tenaga banget? Yang menguras tenaga alhamdulillah sih sejauh ini belum ada ya. Dan semoga ke depannya juga enggak ada. Tapi aku bawa enjoy aja sih semuanya yang harus dilakuin untuk mempersiapkan acara ini,” ujarnya.
Soal suvenir pernikahan, Rassya menegaskan bahwa pemberian tersebut bukan untuk ajang pamer. Ia hanya ingin menghargai para tamu yang hadir sesuai dengan kemampuannya.
“Ya pasti menghargai siapapun yang datang gitu kan, yang menyempatkan waktunya untuk datang. Dan sebisa mungkin pasti aku ngasih apa yang aku bisa, bukan untuk show off atau apapun itu, tapi ya sesuai dengan apa namanya, ya kemampuan aja sih gitu,” katanya.
Rassya juga memastikan tidak ada konflik dengan pasangan selama persiapan. Ia memberikan kebebasan penuh agar pasangannya merasa bahagia dengan acara yang dirancang bersama.
“Enggak sih alhamdulillah. Karena aku juga ngasih kebebasan untuk dia apa, berekspresi lah untuk bikin acara yang dia happy juga gitu,” jelas Rassya.
Keputusan menikah diambil karena keyakinan yang tumbuh seiring waktu. Rassya merasa hubungan yang dijalani telah cukup matang untuk melangkah lebih jauh.
“Ya namanya orang berhubungan selama sekian tahun kan pasti udah ngelewatin berbagai masa dalam kehidupannya gitu kan. Dan menurut aku, ya kita sama-sama dari awal yakin untuk berhubungan secara serius dan ngerasa ini udah waktu yang tepatnya lah buat ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.
Rassya menutup dengan memastikan bahwa pernikahan akan digelar pada April mendatang di sebuah hotel di Jakarta, dengan konsep indoor yang saat ini telah disepakati. “Insyaallah April,” pungkasnya.




