15.3 C
New York
Jumat, April 24, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Kisah Haru Kartijo dan Ratusan Warga Kudus Terima Rumah Baru dari PT Djarum & Polytron

Cekkabaronline.com, ​Kudus – Musim hujan tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi Kartijo, seorang terapis asal Desa Margorejo, Kecamatan Dawe. Setelah sekian lama bertahan di hunian yang bocor dan tidak nyaman, kini ia bisa bernapas lega. Kartijo adalah satu dari 128 warga Kabupaten Kudus yang mendapatkan berkah dari program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) hasil kolaborasi PT Djarum dan Polytron di tahun 2026.

​Penyerahan hunian baru ini dilakukan secara khidmat di Pendopo Kabupaten Kudus pada Kamis (23/4). Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberantas kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Dengan total dana mencapai Rp 8,9 miliar, rumah-rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni kini disulap menjadi bangunan permanen dengan standar kenyamanan yang tinggi.

​“Kalau hujan deras, air sering masuk karena atap bocor di beberapa bagian. Kami hanya bisa menampung air seadanya dan berharap tidak semakin parah. Sekarang rumah kami sudah jauh lebih baik, lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Saya sangat berterima kasih kepada PT Djarum dan Polytron atas bantuan ini. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tutur Kartijo yang sehari-hari berprofesi sebagai terapis.

​Pelaksanaan RSLH tahap 1 tahun ini mencakup empat kecamatan strategis, yaitu Kaliwungu, Dawe, Bae, dan Jati. PT Djarum menyokong renovasi 72 unit rumah, sementara Polytron mengambil bagian pada 56 unit lainnya. Setiap penerima manfaat mendapatkan renovasi senilai Rp 70 juta tanpa dipungut biaya sepeser pun, karena seluruh pembangunan melibatkan nilai gotong royong warga sekitar.

​Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada kedua perusahaan besar tersebut. Baginya, langkah ini merupakan bentuk nyata intervensi sosial yang langsung menyentuh akar rumput. Rumah layak huni adalah fondasi utama bagi masyarakat untuk bisa hidup lebih produktif dan sehat.

Foto: Istimewa

​“Atas nama pemerintah Kabupaten Kudus, Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh warga Kabupaten Kudus, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen PT Djarum dan Polytron yang secara berkelanjutan mendukung penyediaan hunian layak. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada dalam kondisi rentan. Selain meningkatkan derajat masyarakat, program PT Djarum dan Polytron ini langsung menyentuh masyarakat,” kata Sam’ani.

​Bagi PT Djarum, program ini memiliki makna mendalam yang beriringan dengan perayaan hari ulang tahun perusahaan pada 21 April. Fokus pembangunan tidak hanya pada estetika, tetapi juga pada fungsi kesehatan seperti pencahayaan dan sirkulasi udara yang mumpuni. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan keluarga yang menghuni rumah tersebut.

​“Seremoni penyerahan RSLH kepada masyarakat ini juga bertepatan dengan momentum hari ulang tahun PT Djarum pada 21 April lalu. Melalui program ini, kami berharap dapat menghadirkan hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga dibangun dengan standar aman, nyaman, dan sehat. Desain hunian disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga, serta dilengkapi dengan pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi yang baik,” ujar General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto.

​Senada dengan hal tersebut, Polytron juga menegaskan komitmennya terhadap lingkungan sekitar pabrik mereka. Finance Director Polytron, Guido One Tuwan, menyatakan bahwa tanggung jawab sosial adalah nilai inti perusahaan. Keberadaan industri di suatu daerah harus mampu mengangkat derajat hidup masyarakat di sekelilingnya, terutama dalam penyediaan kebutuhan dasar seperti papan.

​“Kami ingin keberadaan Polytron benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui program RSLH 2026, kami berharap rumah yang lebih layak dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi titik awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi para penerima,” ucap Guido.

​Aksi sosial ini dipastikan tidak akan berhenti di Kabupaten Kudus saja. Sepanjang tahun 2026, PT Djarum dan Polytron menargetkan renovasi total sebanyak 492 rumah yang tersebar di berbagai kota di Jawa Tengah, mulai dari Brebes, Wonogiri, hingga Temanggung. Hal ini menunjukkan konsistensi yang luar biasa sejak dimulainya program pada tahun 2022 lalu.

​Dalam waktu dekat, tepatnya pada Rabu (29/4), PT Djarum dijadwalkan akan meresmikan 10 unit rumah lainnya di Desa Rungkang, Brebes. Wilayah tersebut menjadi sasaran karena tantangan kemiskinan dan keterbatasan hunian layak yang masih tinggi. Melalui langkah-langkah strategis ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah dapat terus meningkat secara merata.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles