24.9 C
New York
Sabtu, Juni 27, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua): Kisah Romansa Unik Lintas Generasi ​

Cekkabaronline.com, Jakarta -​Kisah drama romantis yang berfokus pada konflik asmara dua anak muda tentu sudah menjadi formula yang biasa di industri perfilman. Namun, apa jadinya jika poros utama romansa justru melibatkan sepasang kakek dan nenek yang kembali dipertemukan setelah sekian lama berpisah? Kejutan manis penuh intrik keluarga inilah yang menjadi sajian utama dalam film terbaru berjudul CLBK (Cinta Lama Babak Kedua).

​Layar lebar tanah air siap menyambut kehadiran film yang memadukan romansa dan konflik keluarga ini pada tanggal 2 Juli 2026 mendatang. Menampilkan deretan aktor papan atas Indonesia, film ini diprediksi akan memberikan warna baru di tengah gempuran film bergenre serupa. Fokus cerita yang tidak biasa ini diyakini mampu memikat hati para pencinta sinema domestik.

​Garis besar cerita berpusat pada tokoh Akung Abi dan Nin Sita yang terjebak dalam pusaran cinta masa lalu yang belum terselesaikan. Konflik masa muda mereka ternyata belum sepenuhnya padam dan justru menjadi akar permasalahan yang rumit. Penonton akan dibawa menyaksikan bagaimana masa lalu dapat kembali hadir dan memengaruhi kehidupan masa kini.

Adu Akting Berkelas dari Para Aktor Lintas Generasi

​Karakter Akung Abi diperankan dengan sangat apik oleh Slamet Rahardjo, sementara karakter Nin Sita dihidupkan oleh Widyawati. Kolaborasi dua aktor kawakan ini berhasil membangun fondasi cerita yang begitu kokoh dan hidup. Selain akting yang memukau, dialog-dialog yang dihadirkan dalam film ini juga sangat menarik serta mudah diingat oleh penonton.

​Nuansa masa lalu film ini semakin terasa hidup berkat penampilan apik dari Yusuf Mahardhika yang berperan sebagai Abi muda dan Gisellma Firmansyah sebagai Sita muda. Kehadiran mereka berdua sukses membangun chemistry yang manis sebagai pasangan kekasih di era tahun 70-an. Alur kilas balik tersebut memberikan sentuhan unik pada keseluruhan dinamika pencerahan visual film.

​Daya tarik film ini juga semakin lengkap dengan hadirnya aktris muda berbakat Sintya Marisca yang berperan sebagai Ambar. Dalam film ini, tokoh Ambar diceritakan harus menghadapi situasi pelik di mana jalinan cintanya dipertaruhkan. Sintya Marisca tampil sangat memikat saat beradu peran dengan Iskak Khivano yang memainkan karakter bernama Raka.

Sentuhan Komedi dan Tantangan Sang Sutradara

​Tidak hanya fokus pada konflik utama, film produksi MIR Productions ini juga diperkuat oleh deretan aktor pendukung yang memiliki reputasi besar. Beberapa nama populer seperti Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, hingga aktris muda Annisa Kaila turut ambil bagian. Kehadiran ansambel pemain ini dikemas dengan sangat rapi untuk mendukung jalannya cerita.

​Ivander Tedjasukmana selaku sutradara sekaligus penulis skenario membeberkan bahwa proyek film ini sebenarnya sudah lama dipersiapkan. Proses panjang harus dilalui sebelum akhirnya naskah cerita ini bisa divisualisasikan ke bentuk film utuh. Penantian panjang tersebut akhirnya terbayar lunas setelah proses produksi berjalan lancar pada tahun lalu.

​Sutradara dan Penulis film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) Ivander Tedjasukmana mengatakan, “Film ini sudah lama tersimpan dalam ‘library’ saya, hampir 10 tahun. Baru dapat kesempatan tahun lalu bisa diproduksi, dan tayang 2026 ini. Luar biasa banget sih rasanya,” ujar Ivander.

​“Men-direct dua orang senior dalam satu frame itu jadi tantangan tersendiri untuk saya, tapiyaa namanya senior, dikasih arahan sedikit sudah langsung paham. Saya belajar banyak sama mereka,” tambah Ivander ketika mengomentari momen saat shooting bersama Pak Slamet Rahardjo dan Ibu Widyawati.

Ketika Cinta Lama Bersemi Kembali di Kota Bandung

​Intrik cerita dimulai saat rencana pernikahan Raka dan Ambar mendadak berantakan karena perseteruan masa lalu kakek dan nenek mereka. Hubungan keluarga menjadi retak ketika Nin Sita mengetahui bahwa kakek Ambar, yakni Abi, adalah sosok pria yang pernah mematahkan hatinya. Upaya Ambar untuk mendamaikan kedua sesepuh tersebut justru berujung pada terbukanya luka lama yang kian memisahkan mereka.

​Namun, situasi berubah drastis ketika Sita dan Abi tanpa sengaja bertemu kembali di Kota Kembang, Bandung. Raka dan Ambar awalnya sengaja meninggalkan mereka berdua dengan harapan hubungan tersebut bisa membaik dan berdamai. Di luar dugaan, momen tersebut justru memicu kembali percikan asmara masa lalu yang sempat padam di antara kedua lansia tersebut.

“Premis film ini tidak biasa, meskipun pengalaman didalamnya bisa saja terjadi pada kita semua. Kita butuh film-film seperti ini untuk bisa dinikmati oleh pecinta film Indonesia. Saya puas dengan hasilnya,” Vladimir Rama, Co-Producer sekaligus Founder MIR Productions.

​“Meskipun genrenya drama romantis, tapi bumbu komedinya cukup kental. Para cast sangat bisa memainkan semua perannya dengan sangat baik. Kalau ingin membuktikan seperti apa adu akting lintas generasi, silahkan saksikan filmnya 2 Juli nanti di Bioskop ya”, lanjut Rama saat ditemui pada Press Conference 26 Juni 2026 di XXI Epicentrum Jakarta.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles