Cekkabaronline.com, Jakarta – Fenomena minimnya tayangan dan lagu anak-anak di media massa mendorong Babah T. Bob untuk melahirkan sebuah karya baru. Lewat film Iyus Jenius, ia berupaya memperkenalkan kembali warisan musik dari sang ayah, Papa T. Bob, kepada generasi masa kini. Film ini dirancang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi almarhum pencipta lagu legendaris tersebut.
Proyek sinematik ini mengangkat kisah Iyus (diperankan Kevin Abadio), bocah 10 tahun yang kehilangan rasa percaya diri setelah ayahnya meninggal dunia. Di tengah masa-masa sulit tersebut, hadir sosok Babah T. Bob yang membimbing Iyus untuk bangkit kembali melalui kekuatan lagu, emosi, dan persahabatan.
Babah T. Bob menjelaskan bahwa tujuan utama dari peluncuran film merupakan kolaborasi Creator Media, Seru Juga Film Studio, MAXStream Studios, dan Frontline Pictures ini adalah membangkitkan ingatan kolektif masyarakat akan pentingnya lagu anak. Ia ingin mendorong para orang tua untuk membagikan kenangan musik masa kecil mereka kepada anak-anak dengan cara yang lebih segar.
“Oke pertama kita pengen orang aware dulu bahwa ada Papa T. Bob, sang pencipta lagu legendaris anak yang sudah diakui oleh Indonesia,” kata Babah T. Bob di Lippomal Nusantara, Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026).
“Kita pengen anak-anak mempunyai, disuruh orang tuanya untuk, ‘Ini lho Nak, lagu Mama Papa dulu’,” lanjutnya.
-

Foto: Babah T. Bob mengemas lagu anak legendaris Papa T. Bob secara modern dalam film Iyus Jenius untuk menghadirkan tontonan edukatif bagi generasi baru.
Untuk menyesuaikan dengan selera pendengar zaman sekarang, lagu-lagu legendaris seperti Diobok-obok, Jangan Marah, dan Aku Takut Mamaku Marah dikemas ulang dengan aransemen musik yang lebih modern. Pemilihan lagu dilakukan secara selektif agar setiap baitnya selaras dengan alur cerita yang disajikan.
Selain menghadirkan tembang lama, tim produksi juga menambahkan dua lagu anyar khusus untuk kebutuhan adegan dramatis. Langkah ini diambil karena sebagian besar lagu ciptaan Papa T. Bob identik dengan nada gembira, sementara alur cerita film juga membutuhkan nuansa emosional yang mendalam.
“Dan kita juga kemasnya sekarang lebih modern untuk musiknya,” kata Babah T. Bob.
“Jadi kita ada tujuh lagu Papa T. Bob dan dua lagu baru,” tambahnya.
Kehadiran film musikal yang diproduseri Gandhi Fernando ini juga diharapkan menjadi alternatif tontonan yang sehat di tengah meluapnya penggunaan gawai dan media sosial pada anak. Babah T. Bob menilai bahwa memberikan pilihan tontonan positif jauh lebih efektif dibanding sekadar melarang anak menggunakan teknologi.
Melalui kemitraan bersama PH Seru Juga Film yang telah dirintis sejak 2020, Babah T. Bob berkomitmen untuk terus memproduksi karya musikal anak di masa depan. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam merawat tradisi lagu anak Indonesia agar tidak tergerus oleh zaman.
Babah T. Bob mengemas lagu anak legendaris Papa T. Bob secara modern dalam film Iyus Jenius untuk menghadirkan tontonan edukatif bagi generasi baru.




