18.1 C
New York
Senin, September 7, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Lawan Arus Horor Bioskop, Gandhi Fernando Rilis Film Musikal Anak Berjudul ‘Iyus Jenius’

Cekkabaronline.com, Jakarta — Di tengah gempuran dan dominasi film horor yang terus memadati layar bioskop Tanah Air, produser Gandhi Fernando mengambil langkah berani dengan menghadirkan tontonan alternatif. Ia resmi merilis film musikal anak terbaru bertajuk Iyus Jenius yang dijadwalkan menyapa penonton Indonesia mulai 10 September 2026.

Langkah berani ini diambil Gandhi karena rasa prihatin dan keresahannya terhadap makin minimnya pilihan film bernuansa keluarga di layar lebar saat ini. Lewat karya terbaru ini, ia bertekad menghadirkan keberagaman genre di industri perfilman nasional agar masyarakat tidak jenuh dengan pilihan tontonan yang seragam.

“Ya, karena aku pengen melawan arus, film yang jarang banget dibuat,” kata Gandhi Fernando di Cinepolis Mal Nusantara, Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Walaupun hingga saat ini dirinya masih tetap aktif menggarap deretan proyek film bergenre horor, Gandhi meyakini bahwa ekosistem perfilman Indonesia butuh kesegaran baru. Variasi genre dinilai sangat krusial agar pencinta film bioskop memiliki alternatif hiburan yang lebih edukatif dan beragam.

“Meskipun aku tetap bikin film horor, tapi aku tetap pengen bikin sesuatu yang berbeda gitu. Jadi, supaya tetap ada keberagaman di industri film Indonesia,” ujarnya.

Foto: Gandhi Fernando rilis film musikal anak ‘Iyus Jenius’ mulai 10 September 2026. (Wawan)

Proyek film Iyus Jenius diposisikan Gandhi sebagai momentum berharga untuk membangkitkan kembali kejayaan film anak-anak yang belakangan ini kian meredup. Oleh sebab itu, ia mencurahkan perhatian ekstra agar pesan moral positif dalam jalan cerita film ini dapat sampai secara menyeluruh ke hati penonton.

“Jadi salah satunya adalah Iyus Jenius ini yang di-project aku,” katanya.

Menariknya, keberadaan film ini juga menjadi wujud penghormatan (tribute) bagi pencipta lagu anak kenamaan, mendiang Papa T. Bob. Ide awal lahir dari Adnan Djani, tim produser yang memiliki hubungan kekerabatan dekat dengan keluarga sang maestro sejak masa sekolah dasar.

“Jadi awal mula ini kita kebetulan saya sama T. Bob itu teman SD. Dan dari SD, T. Bob sudah menjadi anaknya Bapak T. Bob,” ungkap Adnan.

Diskusi hangat antarsahabat tersebut memicu keinginan untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas warisan musik anak karya Papa T. Bob. Perjalanan panjang karya sang legenda pun diadaptasi secara cermat ke dalam format tayangan visual yang menghibur.

“Jadi suatu ketika T. Bob lagi ceritain tentang lagu-lagu-lagunya Papa. Dan di situ kita bilang, ‘Bob mungkin sedikit banyak apa yang kita bisa lakukan, kita bisa bikin tribute kali ya untuk mengenang lagu-lagu itu,” jelas Adnan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles