Cekkabaronline.com – Memasuki usia di atas kepala empat kerap menjadi momok bagi sebagian perempuan akibat tekanan sosial dan stereotip yang membatasi ruang gerak.
Namun, pandangan berbeda ditunjukkan oleh Denada Tambunan yang justru memilih merayakan fase kematangannya dengan penuh rasa percaya diri.
Penyanyi multitalenta ini menegaskan bahwa angka pada usia kelahiran seharusnya tidak menjadi dinding pembatas bagi siapa pun untuk mengejar hal-hal yang mendatangkan kebahagiaan.
Menurutnya, perempuan tetap memiliki ruang yang luas untuk berekspresi tanpa harus terkungkung anggapan umum.
“Karena buat aku justru di usia buat aku ya, walaupun orang banyak yang bilang, ‘Ah, sudah umur segitu.’ Kenapa kita harus membatasi mentang-mentang sudah umur di atas kepala empat kita gak boleh melakukan sesuatu yang bisa buat kita happy misalnya gitu,” ungkap Denada saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
Prinsip tersebut ia terapkan dalam seluruh aspek kehidupannya, mulai dari menjaga kebugaran tubuh, berolahraga zumba secara rutin, hingga merawat penampilan fisik.
Denada memandang setiap bentuk perawatan, termasuk opsi tindakan bedah estetika di masa depan, sah-sah saja dilakukan demi kepuasan diri.
Baginya, proses menua adalah keniscayaan yang tidak dapat dihentikan oleh sebanyak apa pun tindakan medis yang dilakukan.
Namun, sikap mental dalam menyongsong fase tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali masing-masing individu.
Sikap positif ini diharapkan dapat menularkan motivasi bagi kaum hawa yang sering kali merasa kehilangan arah atau rasa percaya diri saat memasuki fase usia matang.
Denada membuktikan bahwa produktivitas dan energi positif tidak lantas meredup seiring bertambahnya usia.
“Jadi buat aku usia itu tidak jadi penghalang untuk kita tetap happy, tetap punya cita-cita, tetap berkarya, berkreasi, tetap aktif, tetap olahraga,” tutup Denada dengan lugas.





