10.6 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Raffi Ahmad Kenang Masa Kelam Narkoba, Tegaskan Generasi Muda Harus Belajar dari Kesalahan

Cekkabaronline.com, Jakarta. Raffi Ahmad kembali membuka kisah kelam masa lalunya ketika berbicara di hadapan ratusan pelajar SMA se-Jadetabek. Di hadapan para siswa, ia mengingat masa ketika dirinya pernah terjerat kasus narkoba beberapa tahun silam. Pengalaman pahit itu kini ia jadikan pelajaran penting untuk mengingatkan generasi muda agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi berbicara dengan penuh keterbukaan. Pria kelahiran Bandung berusia 38 tahun itu mengakui bahwa masa lalunya menjadi bukti nyata bagaimana ketidaktahuan dan lingkungan yang salah bisa menjerumuskan seseorang.

“Saya dulu pernah menjadi korban. Saya dulu pernah dikasih untuk coba-coba, sampai saya pernah ditangkap,” ucap Raffi Ahmad di kawasan Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (25/10/2025).

Foto: Raffi Ahmad Berbagi Pengalaman Kelam (Wawan)

Raffi menuturkan bagaimana awal mula dirinya terjerumus ke dalam dunia kelam itu. Kala itu, ia tergoda dengan ajakan seseorang yang mengklaim bahwa obat tertentu bisa meningkatkan stamina. “Saya aja dibilang, ‘Oh ini katanya biar kuat, biar semangat.’ Kita cobain, semangat. Eh, ditangkap saya. Beneran,” ungkapnya dengan nada menyesal.

Ia mengaku masa mudanya penuh tekanan dan rasa penasaran yang tinggi. Dorongan untuk tampil percaya diri membuatnya mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. “Saya itu karena itu ketidaktahuan,” ujar Raffi. Kini, ia menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat agar tidak mudah tergoda oleh hal berisiko yang bisa menghancurkan masa depan.

Dalam pesannya kepada para pelajar, Raffi mengingatkan bahwa narkoba kini memiliki banyak bentuk yang sulit dikenali. Ia meminta generasi muda lebih berhati-hati terhadap segala bentuk rayuan. “Sekarang bentuknya sudah aneh-aneh. Udah ada yang bentuk permen, udah ada yang bentuk vape, udah ada yang bentuk rokok, udah ada yang bentuk air yang disebut happy water,” jelasnya.

Raffi juga menyoroti tekanan sosial yang sering membuat remaja merasa harus mencoba narkoba agar dianggap gaul. Ia menegaskan bahwa ukuran keren bukanlah dari perilaku negatif, melainkan dari prestasi. “Nanti disebutnya gini biasanya, ‘Loh, kamu enggak gaul.’ Loh, kalian itu bisa keren bukan karena narkoba, kalian keren itu harusnya karena prestasi,” tambahnya.

Foto: Raffi Ahmad Berbagi Pengalaman Kelam (Wawan)

Sebagai figur publik yang pernah jatuh karena kesalahan, Raffi kini berkomitmen memanfaatkan pengaruhnya untuk hal positif. Ia aktif menyuarakan bahaya narkoba di berbagai kesempatan, terutama di hadapan anak muda. Baginya, pengalaman buruk tidak boleh disembunyikan, melainkan dijadikan bahan pembelajaran.

Dalam acara Kemah Kebangsaan Bersinar, Raffi hadir bersama Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto. Mereka sepakat bahwa pendidikan dan penyuluhan merupakan kunci utama dalam pencegahan narkoba. “Benar apa yang dikatakan oleh Bapak Suyudi, Bapak Kepala BNN Jauhi narkoba! Itu arahan Bapak Presiden, itu penting banget,” tegas Raffi di hadapan peserta.

Raffi menegaskan bahwa masa depan bangsa bergantung pada anak muda yang sehat dan berintegritas. Ia berpesan agar tidak tergoda mencoba narkoba meski hanya sekali. “Karena generasi muda, kalian semua yang nanti akan meneruskan perjuangan kita semua. Dan ingat, narkoba itu awalnya coba-coba,” ujarnya menutup pesannya.

Lewat kisah hidup yang ia bagikan, Raffi Ahmad berharap generasi muda dapat belajar dari kesalahannya. Ia percaya, pengalaman buruk bisa menjadi batu loncatan menuju perubahan yang lebih baik dan masa depan yang penuh prestasi tanpa narkoba.

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles