8.3 C
New York
Jumat, Mei 1, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Ricecooker Hadirkan Album “Favorite Dinner Guest” Sebagai Penawar Epidemi Kesepian

​​Cekkabaronline.com, Jakarta – ​Memasuki bulan kedua di tahun 2026, euforia resolusi tahun baru perlahan mulai memudar bagi sebagian orang. Di tengah rutinitas kantor yang melelahkan dan rumah yang terasa sunyi, grup musik asal Jakarta, Ricecooker, hadir membawa kabar hangat. Tepat pada 30 Januari 2026, mereka resmi meluncurkan album perdana bertajuk “Favorite Dinner Guest” yang didedikasikan bagi siapa saja yang tengah berjuang melawan rasa sepi.

​Band yang digawangi oleh Jerome Kurnia, Will Mara, dan Alif Ibrahim ini tidak muncul secara tiba-tiba. Dalam dua tahun terakhir, mereka telah mengukir prestasi gemilang lewat lagu Moving On dan Sunday Song yang menghiasi series “My Nerd Girl 3”. Tak hanya itu, lagu If You Let Me bahkan sukses menjadi OST film “Cinta Tak Seindah Drama Korea” yang sempat memuncaki daftar tontonan nomor satu di Netflix Indonesia.

​Momentum kesuksesan tersebut menjadi landasan bagi Ricecooker untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Setelah berbagai pencapaian di industri film dan streaming, mereka merasa inilah waktu yang tepat untuk memperkenalkan karya yang lebih utuh kepada para pendengar setianya.

​“Setelah mendapatkan banyak oportunitas yang sangat kami syukuri, kami rasa sudah saatnya untuk merilis sebuah album.” Ujar Will Mara, salah satu personil Ricecooker dan produser untuk penyanyi-penyanyi terkemuka Indonesia seperti Nadin Amizah dan Raissa Anggiani.

​Album ini mencoba memotret realitas pahit kehidupan urban zaman sekarang. Bayangkan seseorang yang lelah bekerja, berdesakan di kereta, lalu pulang ke indekos hanya untuk makan malam sendirian di depan layar ponsel. Fenomena “tertawa di kolom komentar namun datar di kenyataan” inilah yang menjadi fondasi emosional dari narasi yang dibangun Ricecooker.

Foto: Dok. Pribadi

​“Loneliness Epidemic (epidemi kesepian) adalah tema yang kami angkat di album ini”, ujar Alif Ibrahim, gitaris Ricecooker yang sebagai seorang penulis telah merilis artikel di Inggris dan German.

​Kekhawatiran Alif bukan tanpa alasan. Ia merujuk pada isu kesehatan global yang menyatakan bahwa kesepian bukan sekadar perasaan sedih biasa, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan fisik dan mental manusia jika dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya koneksi yang tulus.

​”Menurut WHO, kekurangannya koneksi yang bermakna bisa menjadi bibit penyakit dari depresi bahkan ke penyakit jangka lama seperti serangan jantung. Oleh karena itu, album kami memfokuskan cerita dan cara-cara untuk kita menerima rasa sakit dan kembali membuka hati untuk orang lain sehingga akhirnya mendapatkan seorang Favorite Dinner Guest,” kata Alif.

​Sebagai ujung tombak dari album ini, lagu berjudul Smitten dipilih sebagai fokus utama atau focus track. Lagu ini dianggap merepresentasikan keseluruhan emosi yang ingin disampaikan Ricecooker, yakni tentang titik balik seseorang yang mulai membuka diri untuk kembali merasakan debar kekaguman pada orang lain.

​“Untuk perilisan album ini, kami merasa lagu Smitten berperan sebagai benang merahnya.” ucap Jerome Kurnia, vokalis Ricecooker, yang tahun lalu mendapatkan nominasi Indonesian Film Festival (IFF) untuk perannya di film Perang Kota.

​Jerome menjelaskan bahwa pemilihan judul Smitten menggambarkan sebuah perasaan yang jauh lebih dalam dan tak terkendali dibandingkan sekadar rasa suka biasa. Lagu ini dibalut dengan komposisi musik yang megah namun tetap terasa intim di telinga pendengar.

​“Kalau dalam Bahasa Indonesia, Smitten sebenarnya artinya jatuh cinta atau terpikat. Tapi perasaannya lebih intens, manis, dan tidak rasional. Seperti kegembiraan yang tidak dapat diucapkan lewat kata-kata,” tambahnya.

​Dalam proses produksinya, Ricecooker menggandeng musisi berbakat Arash Buana. Kolaborasi ini melahirkan aransemen yang kaya, di mana dentuman piano yang manis berpadu apik dengan suara biola, alat musik tiup, serta harmoni paduan suara yang menyelimuti seluruh lagu, menciptakan atmosfer yang emosional.

​“Rasa indahnya jatuh cinta tidak cukup rasanya jika hanya diucapkan oleh kata-kata dan melodi yang manis. Buat kami, Arash [Buana] memiliki talenta dalam bermain piano yang tidak ada duanya,” kata Jerome.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles