Cekkabaronline.com, Jakarta – Hambatan pendidikan bagi remaja putri di Indonesia ternyata masih berkaitan erat dengan isu manajemen menstruasi. Kurangnya akses informasi dan fasilitas sanitasi yang memadai disinyalir menjadi alasan utama para siswi merasa tidak nyaman beraktivitas di sekolah.
Menanggapi fenomena tersebut, WINGS for UNICEF bersama Hers Protex mengambil langkah proaktif dengan menghadirkan rangkaian program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Program ini bertujuan untuk memutus stigma negatif seputar menstruasi di lingkungan pendidikan.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa topik menstruasi seringkali dianggap terlalu sensitif untuk dibicarakan secara terbuka. Akibatnya, banyak remaja putri mengalami kecemasan berlebih ketika pertama kali mengalami siklus bulanan tersebut tanpa persiapan.
Muhammad Zainal, Water Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia, mengungkapkan data yang cukup mengejutkan terkait tingkat kehadiran siswi di sekolah. Dukungan lingkungan sekolah yang inklusif dinilai mendesak untuk segera diwujudkan.
“Data UNICEF menunjukkan bahwa 1 dari 7 anak perempuan di Indonesia memilih tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih saat menstruasi. Hal ini menunjukkan pentingnya akses terhadap edukasi kebersihan menstruasi serta dukungan lingkungan sekolah yang memadai agar remaja putri dapat tetap belajar dengan nyaman dan berpartisipasi secara optimal. Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi langkah penting dalam memperkuat praktik kebersihan menstruasi di lingkungan pendidikan”, ungkap Zainal di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

Selain masalah edukasi, ketersediaan fasilitas fisik di sekolah juga menjadi sorotan tajam. Berdasarkan data tahun 2022, rasio toilet perempuan di Indonesia belum ada yang memenuhi standar regulasi pemerintah di tingkat provinsi manapun.
Kampanye Generasi Bersih Sehat ini hadir sebagai solusi dengan menyentuh langsung akar permasalahan di 20 SMP di Bandung Barat dan Makassar. Program yang berjalan pada Mei-Juli 2026 ini menitikberatkan pada penguatan praktik kebersihan.
Stella Eidelina dari WINGS Group Indonesia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh produktivitas remaja putri. Ia berharap edukasi ini bisa membangun kepercayaan diri para siswi untuk tetap aktif meski sedang datang bulan.
”Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF bersama Hers Protex, kami ingin mendorong remaja putri memiliki pemahaman yang tepat mengenai manajemen kebersihan menstruasi sejak dini, termasuk pentingnya memilih pembalut yang tepat dan nyaman sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Bersih Sehat. Dengan pemahaman yang baik, kami berharap remaja putri dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih nyaman, percaya diri, dan bebas khawatir selama menstruasi,” tutur Stella.
Sejalan dengan hal tersebut, dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., menambahkan bahwa pendampingan orang tua juga merupakan kunci utama. Kesiapan orang tua dalam memberikan penjelasan medis yang benar akan sangat membantu mental anak remaja.
“Edukasi kebersihan menstruasi sejak dini membantu remaja putri memahami perubahan tubuhnya dengan lebih percaya diri serta mendukung kesiapan mereka menjalani masa pubertas secara sehat, termasuk menjaga kebersihan tubuh selama menstruasi. Dukungan lingkungan sekolah yang informatif, orang tua yang siap mendampingi, penggunaan pembalut yang tepat, serta fasilitas sanitasi yang memadai juga menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan selama menstruasi”, tutup dr. Dinda.




