22.7 C
New York
Selasa, Juni 23, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Demi Lindungi Thalia dan Thania, Ruben Onsu Sambangi KPAI Adukan Pelanggaran Hak Anak

​Cekkabaronline.com, Jakarta – ​Presenter kondang Ruben Onsu mengambil langkah tegas demi melindungi masa depan buah hatinya. Suami Sarwendah ini mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta untuk melakukan konsultasi sekaligus mengadukan dugaan pelanggaran yang mengusik ketenangan anak-anaknya.

​Langkah hukum dan preventif ini diambil Ruben karena merasa privasi serta ruang tumbuh kembang buah hatinya mulai terganggu. Fokus utama dari kedatangan sang artis murni demi masa depan anak, tanpa mencampurkan urusan pribadi lainnya.

​Kepada awak media, Ruben menegaskan bahwa kedatangannya ke lembaga negara tersebut sama sekali tidak membahas masalah eksternal di luar urusan anak. Ayah tiga anak ini terlihat sangat serius saat menjelaskan maksud dan tujuannya berkonsultasi dengan pihak KPAI.

​”Ya pokoknya, menceritakan semuanya,” ujar Ruben Onsu saat ditemui di KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

​Ketika didesak mengenai poin-poin spesifik yang diadukan, Ruben menyebutkan salah satu pemicunya adalah aktivitas digital yang melibatkan putri-putrinya. Munculnya Thalia dan Thania dalam tayangan langsung di platform digital menjadi salah satu materi yang ia konsultasikan.

​”Di anak, cuma anak aja. Poinnya di anak, itu aja. Soal Thalia dan Thania sempat live di sosial media itu seperti apa? Itu di antaranya. Ada sedikit banyak itu di antaranya kami sampaikan,” katanya.

Foto: Ruben Onsu Ngadu ke KPAI Terkait Anak-Anaknya (Gugun)

​Sebagai seorang ayah, Ruben merasa perlu mendapatkan panduan resmi mengenai batasan hukum dan hak anak di dunia digital. Ia menilai ada ruang di mana hak-hak buah hatinya berpotensi dilanggar oleh situasi yang berkembang belakangan ini.

​”Dan karena ini Komisi Perlindungan Anak, tentu yang kita bahas tentang anak ya. Jadi semua hal-hal yang berkaitan dengan masalah anak, apa yang menjadi hak anak, apa yang menjadi pelanggaran terhadap hak anak, itu kami sampaikan. Dan kami berterima kasih kepada KPAI yang sudah menerima kehadiran kami untuk berkonsultasi dan juga untuk membuat pengaduan, dan diterima dengan baik oleh Ketua KPAI, Mas Aris ya,” ungkap Ruben Onsu.

​Dalam pertemuan tertutup tersebut, pihak KPAI merespons positif aduan yang dilayangkan oleh Ruben. Pertemuan ini membuahkan sejumlah rekomendasi penting agar penyelesaian masalah tetap berada pada koridor hukum perlindungan anak.

​”jadi tadi juga sudah diberikan masukan-masukan, diberikan arahan-arahan kira-kira bagaimana supaya proses ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan aturan. Dan yang paling diutamakan dalam penyelesaian proses ini adalah segala sesuatunya demi kepentingan anak,” ujar Ruben.

​Ruben juga menekankan pentingnya menjaga mental anak agar tidak terseret dalam konflik orang dewasa. Menurutnya, KPAI memberikan rambu-rambu tegas agar buah hatinya tidak dijadikan sarana eksploitasi oleh pihak mana pun.

​”Jadi jangan sampai anak itu dijadikan objek, jangan sampai anak itu dieksploitasi, jangan sampai anak itu tidak memiliki tumbuh kembang yang baik. Jadi itu tadi yang diarahkan oleh Mas Aris (ketua KPAI), dan mungkin teman-teman juga bisa bertanya ke Mas Aris sebagai Ketua KPAI, apa yang menjadi agenda dan arahan beliau kepada kami pada saat berkonsultasi pada hari ini. Silakan Mas Aris,” tandasnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles