Cekkabaronline.com, Jakarta – Isu miring yang menerpa lingkaran selebriti tanah air kembali memasuki ranah hukum secara tegas. Penyanyi muda Asila Maisa resmi mendatangi Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026) guna menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Langkah hukum ini diambil menyusul maraknya tuduhan tak berdasar dari sejumlah akun media sosial yang mengklaim adanya hubungan gelap antara dirinya dan pesinetron Rizky Billar.
Kedatangan pelantun tembang Sanggup tersebut ke markas kepolisian bukan tanpa alasan yang jelas. Selain memberikan keterangan resmi kepada pihak berwajib, putri dari pembawa acara ternama Ramzi ini juga menempatkan posisinya sebagai saksi kunci sekaligus pihak yang ikut dirugikan atas penyebaran rumor jahat di ruang digital tersebut.
Di hadapan para awak media yang meliput di lokasi, wanita berparas manis berusia 20 tahun ini membeberkan detail keterlibatannya dalam proses hukum yang sedang berjalan.
“Sangkut pautnya sebenarnya sebagai saksi, tapi bisa dibilang korban juga ya, terdampak juga jadi bertiga gitu,” kata Asila Maisa usai diperiksa penyidik di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran Asila di kantor kepolisian juga bertujuan untuk memperkuat deretan bukti serta keterangan awal yang sebelumnya telah diserahkan oleh Rizky Billar kepada penyidik.
“Tapi kita datang hari ini buat ngelengkapin apa yang udah Kak Billar terangin kemarin,” tambahnya.
Dampak dari narasi bohong yang dibuat oleh oknum netizen tak bertanggung jawab ternyata berimbas cukup signifikan bagi kehidupan sehari-hari Asila. Tak sekadar merusak nama baik, gosip miring tersebut mulai menyentuh aspek profesionalitas dan kelangsungan kariernya di industri hiburan tanah air yang sedang ia bangun.
Dara satu ini tak menampik bahwa isu perselingkuhan tersebut berpotensi menghambat berbagai potensi kerja sama serta aktivitas seni yang tengah dijalaninya.
“Ga ada sih kerugian materiil atau apa, tapi lama-kelamaan takut mengganggu karier juga ya,” ucapnya.
Ekskalasi rumor yang tak terkendali di media sosial dipandang sudah sangat meresahkan dan melewati batas toleransi yang bisa diterima oleh keluarga maupun dirinya sendiri.
“Dan terlalu simpang siur juga fitnahnya, dan mengganggu kehidupan pribadi aku juga,” sambungnya.
Melihat kondisi yang semakin tidak kondusif, Asila akhirnya memberikan dukungan penuh atas keputusan tegas Rizky Billar yang memilih membawa perkara pencemaran nama baik ini ke jalur hukum. Langkah memenjarakan pemilik akun-akun penyebar fitnah dianggap sebagai tindakan krusial untuk memberikan efek jera.
Ia meyakini bahwa tindakan hukum adalah satu-satunya jalan keluar untuk menghentikan spekulasi liar yang terus berkembang liar di masyarakat.
“Jadi keputusan yang tepat juga Kak Billar akhirnya ngambil langkah ini (lapor polisi),” ujar Asila Maisa.





