Lelang Online Tipuan Makin Canggih, Kenali Modus dan Cegah Jadi Korban

Auction/Lelang

Cekkabaronline.com, Jakarta – Maraknya penipuan berkedok auction atau lelang lewat aplikasi sosial media semakin meresahkan, tidak sedikit korbannya yang harus merugi hingga ratusan juta rupiah. Modus operandi para pelaku penipuan berkedok auction atau lelang lewat akun instagram palsu  menawarkan barang di sosial media dengan postingan layaknya akun auction atau lelang asli.

Untuk lebih meyakinkan para calon korbannya, akun auction atau lelang palsu itu memposting testimoni yang dapat dipastikan juga palsu. Bahkan, akun auction atau lelang penipuan itu berani memposting video testimoni dari publik figur, seperti dr. Tirta, Cellos dan beberapa nama terkenal lainnya.

Agar tidak menjadi korban berikutnya, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri mana akun instagram auction atau lelang penipuan dengan akun auction atau lelang yang asli.

Seperti dikutip dari blog Adrian Siaril yang ditulis pada 25 Februari 2022 dituliskan ada lima ciri yang membedakan akun instagram auction atau lelang penipuan dengan akun auction atau lelang yang asli.

Yang pertama: akun instagram auction atau lelang penipuan tidak memajang nomor rekening pembayaran di profile/highlights hanya nama saja. Sementara, akun instagram auction atau lelang asli memajang nomor rekening pembayaran di profile/highlights, karena memang tidak ada alasan kuat bagi mereka untuk gonta ganti rekening.

Sebaliknya, akun instagram auction/lelang penipuan cenderung menggunakan banyak rekening agar kegiatan penipuan mereka sulit dilacak. Akun instagram auction/lelang penipuan hanya menginformasikan nomor rekening ketika calon korbannya sudah menang bid, dan biasanya rekening yang digunakan berbeda dari waktu ke waktu. Auction atau lelang penipuan juga menggunakan testimoni palsu, dimana nomor rekening tujuan hasil screenshot pemenang bidder biasanya ditutupi atau disensor.

Ciri yang kedua: akun instagram auction atau lelang penipuan tidak menyediakan channel titip jualan Penyelenggara auction atau lelang mempertemukan pihak yang ingin menjual barang dengan pihak yang ingin membeli barang. Kalau tidak ada yang mau nitip jual, ya tidak ada barang yang bisa dilelang. Oleh karena itu, lelang asli pasti membuka kesempatan untuk menghubungi mereka bila kita mau berpartisipasi menjadi pemilik barang. Selain itu, mereka sudah pasti menerapkan aturan titip jual sedari awal, misalnya biaya yang dikenakan, diperkenankan bidding sendiri atau tidak, boleh beli langsung atau tidak, dan sebagainya.

Ciri yang ketiga mirip dengan ciri yang pertama dimana testimoni tidak menyebutkan nama dan nomor rekening, untuk auction atau lelang asli tidak sungkan memajang nomor rekening pembayaran di profil maupun testimoni mereka, karena semuanya bukti asli yang tidak dimanipulasi. Sebaliknya, akun instagram auction atau lelang penipuan akan mensensor nomor rekening tujuan, karena testimoninya cenderung palsu (beli gambar, ambil punya auction lain, editan, dan lain-lain). Selain itu, nomor rekening mereka juga kerap berganti sehingga tidak bisa digunakan sebagai bahan testimoni.

Untuk ciri yang keempat: bid dimulai dari nominal tinggi penyelenggara auction atau bid memang berhak menentukan nominal awal atau terendah untuk suatu barang. Kriteria keempat ini kurang akurat dibandingkan kriteria lainnya, jadi jangan dijadikan patokan utama.

Auction asli biasanya menggunakan harga starting rendah atau bahkan 0 rupiah (gratis), karena, sekalipun benar-benar di bid dengan harga 0 rupiah, penyelenggara auction tetap mendapatkan fee yang bersifat flat Consignee atau pemilik barang biasanya sudah standby untuk melakukan bidding sendiri (self-bid) bila harga finalnya terlalu rendah untuk ‘dilepas’ Auction asli sudah memiliki basis bidder tersendiri, dan mengetahui jelas bahwa tidak akan ada yang rela melepas suatu listing dengan harga gratis (maksudnya, pasti ada follower yang bidding diatas 0 rupiah, hanya demi mengganggu bidder yang berani pasang harga 0 rupiah)

Sedangkan akun instagram auction atau lelang penipuan sudah jelas menetapkan starting bid yang cukup tinggi, karena, barang mereka fiktif, tidak ada consignee asli, jadi mereka harus mengenakan biaya admin ke siapa kalau barangnya dijual gratis?
Start bid tinggi mempermudah modus operandi penipuan mereka, karena sekali ada korban, mereka langsung dapat uang lumayan besar, akun instagram auction atau lelang penipuan tidak punya basis bidder yang benar-benar nge bid, jadi mereka harus bayar akun palsu untuk pura-pura nge bid. Apabila bidding sedikit atau malah tidak ada, maka nominal penipuannya akan jadi kecil sekali.

Yang terakhir atau ciri kelima, akun instagram auction atau lelang penipuan meminta biaya admin tambahan setelah sudah membayar harga bidding. Ini adalah ciri-ciri paling penting dan secara langsung mengkonfirmasi apakah suatu auction atau lelang itu asli atau penipuan. Apabila si auction atau elang menagih anda nominal bidding langsung dijumlahkan dengan biaya admin dan minta 1x transfer, maka kemungkinan besar auction atau lelang tersebut asli. Anda juga boleh mengkonfirmasi perhitungan biaya admin yang mereka kenakan.

Tapi apabila si auction atau lelang itu meminta biaya admin setelah anda sudah melakukan pembayaran nominal bidding, seperti uang jaminan lelang, biaya bea cukai, asuransi pengiriman paket hingga biaya nota untuk barang yang akan dikirim, maka dijamin 100% auction atau lelang tersebut adalah penipu.

Apabila sudah terjadi seperti itu, disarankan untuk berhenti mengikuti permainan si penipu, relakan saja uang yang sudah terlanjur di transfer, karena lebih baik kehilangan uang tersebut daripada kehilangan uang lebih banyak lagi.

Untuk menyakinkan korbannya, si penipu berani mengirim foto dirinya sambil memegang KTP agar korban mau mentransfer biaya-biaya yang disebutkan di atas.

Untuk memastikan bahwa rekening yang digunakan adalah rekening untuk melakukan penipuan, selalu menggunakan website seperti kredibel atau https://cekrekening.id/home milik Komdigi untuk mengecek nomor rekening tujuan pembayaran yang diberikan oleh pihak auction atau lelang. Apabila ada laporan penipuan pada nomor rekening tersebut, maka lebih baik tidak usah melanjutkan pembayaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *