Cekkabaronline.com, Jakarta – Dalam momen yang penuh makna, Glitz Inclusive merayakan hari jadinya yang pertama pada 1 Juni 2025, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Perayaan ini tidak hanya menandai setahun berdirinya Glitz Inclusive sebagai ruang hiburan inklusif, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang merayakan keberagaman dalam kesatuan, yang telah menjadi fondasi dari visi Glitz.
Mengusung tema “Let’s Sparkle Together!”, malam perayaan ini dirancang sebagai panggung ekspresi inklusif dan representatif, di mana seni, keberagaman, dan solidaritas bersatu dalam satu kesatuan.
Seni Sebagai Wujud Inklusi dan Representasi
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah grup tari kontemporer Larajiva asal Bali. Dengan seluruh anggotanya berasal dari komunitas Tuli, Larajiva membuktikan bahwa ekspresi dan keindahan tidak terbatas oleh suara. Penampilan mereka menyampaikan pesan kuat bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu menjangkau semua kalangan.
Acara ini juga menampilkan pertunjukan musikal yang mengangkat kisah perjuangan komunitas yang kerap terpinggirkan, serta Drag Show Extravaganza yang gemerlap dan meriah. Drag Show ini bukan sekadar ajang estetika dan hiburan, tetapi juga simbol kuat dari kebebasan berekspresi dan penerimaan terhadap identitas diri.

Komitmen pada Nilai Diversity, Equity, dan Inclusion (DEI)
Glitz Inclusive berdiri sebagai ruang aman dan ramah bagi komunitas minoritas, termasuk komunitas Tuli, penyandang disabilitas, serta perempuan. Sejak awal, Glitz telah menanamkan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) ke dalam seluruh aspek operasionalnya.
“Kami tidak hanya hadir sebagai tempat hiburan, tapi juga sebagai simbol perlawanan terhadap diskriminasi dan harapan bagi banyak orang. Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah jiwa dari apa yang kami perjuangkan,” ujar Jeremy Christopher, Communication & Public Relations Glitz Inclusive di Glitz Inclusive, Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (31/5/2025).
Seluruh tim Glitz Inclusive dibekali pelatihan khusus tentang Deaf Culture dan Disability Awareness, guna menciptakan interaksi yang hormat, inklusif, dan saling memahami antara staf dan pengunjung. Bahkan, lebih dari 30 anggota tim Glitz berasal dari komunitas minoritas, memperkuat komitmen nyata mereka terhadap kesetaraan.

Dari Inisiatif Lokal Menuju Dampak Global: Dukung SDGs
Sebagai bagian dari gerakan global untuk perubahan sosial, Glitz Inclusive juga terlibat aktif dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk:
SDG 5: Kesetaraan Gender
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
SDG 10: Pengurangan Ketimpangan
SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan
Melalui keterlibatan aktif dalam penguatan komunitas serta penciptaan ruang inklusif dan kreatif, Glitz membuktikan bahwa hiburan bisa menjadi medium transformasi sosial yang berdampak luas.
Glitz: Lebih dari Sekadar Tempat Hiburan
Berlokasi di pusat Jakarta Selatan, Glitz Inclusive bukan hanya sekadar tempat untuk bersantai, tetapi juga menjadi rumah bagi komunitas yang selama ini merasa tidak terwakili. Dirintis oleh tim berpengalaman dari De Moksha Hospitality Group, Glitz mengusung visi untuk menciptakan pengalaman kuliner dan hiburan yang inklusif, hangat, dan menyenangkan bagi semua kalangan.
Di usia yang masih muda, Glitz Inclusive telah menunjukkan bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari ruang kecil yang penuh keberanian. Jeremy juga berharap semangat ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri F&B lainnya untuk turut menghadirkan tempat yang memberdayakan semua orang, tanpa terkecuali.
Glitz Inclusive bukan hanya panggung hiburan, tetapi juga simbol dari harapan, keberanian, dan masa depan yang lebih setara. Dengan semangat yang terus menyala, Glitz terus menjadi suara bagi mereka yang selama ini tak terdengar, dan rumah bagi mereka yang selama ini tak terlihat.





