Cekkabaronline.com, Jakarta – Komunitas musik cadas di Kabupaten Kuningan tengah bersiap menyambut gelaran spektakuler bertajuk Road to Kuningan Eundeur Vol. 7. Festival musik independen ini akan diadakan pada 14 September 2025 di For Coffee Kalapa Gunung, Kuningan, Jawa Barat. Tak hanya menyuguhkan aksi panggung memukau, acara ini juga menjadi titik awal menuju Kuningan Eundeur #7 pada Juni 2026 mendatang.
Diselenggarakan oleh jaringan komunitas metal Kuningan, acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pemberdayaan UMKM dan kreativitas lokal. Kolaborasi apik antara musik keras dan pelaku ekonomi kreatif menjadi daya tarik utama festival yang sudah memasuki tahun ketujuh ini.
Road to Kuningan Eundeur Vol. 7 akan menampilkan 18 band lintas kota. Di antaranya ada HARAKS, TWISTLET, MONARKI, BOEDAYA, hingga LITTLE FUCKER. Deretan band ini siap menyalurkan energi tinggi lewat satu panggung penuh ledakan musikal yang khas.
Selain konser, rangkaian acara menuju puncak Kuningan Eundeur #7 telah disiapkan. Di antaranya “Hideung Ngariung” pada September, “Just Bang Your Head” di Jakarta bulan November, hingga “Camping Ceria Masa Kini” yang dijadwalkan Maret 2026. Semua kegiatan dikemas dengan semangat berbagi dan kolaboratif.
Festival ini juga membawa pesan penting bagi pelaku UMKM yang berasal dari komunitas musik itu sendiri. Panitia memberikan ruang terbuka untuk mereka agar bisa memasarkan produk dan berkembang bersama. “Selain menjadi ruang kreatif untuk pencinta musik rock, kami juga mendukung program pemerintah di bidang UMKM,” tertulis dalam rilis resmi penyelenggara.

Harga tiket dibanderol Rp30.000 untuk pembelian presale dan Rp35.000 untuk on the spot. Tiket bisa dibeli dengan mengikuti aturan yang telah ditentukan panitia, termasuk larangan membawa barang terlarang seperti senjata tajam, narkoba, dan alkohol.
David Purnama alias Semprul, salah satu penggerak acara, menyampaikan harapannya agar festival ini berjalan sukses. “Semoga acara Kuningan Eundeur Vol. 7 ini bisa terlaksana dengan lancar seperti acara-acara sebelumnya, dan juga supaya UMKM teman-teman metal bisa berkembang,” ucapnya.
Ajang ini juga didukung penuh oleh berbagai komunitas dan media independen seperti Dapur Letter, Embargo Production, hingga Malang Global Movement. Dukungan ini memperkuat posisi Kuningan Eundeur sebagai salah satu panggung musik underground terbesar di Jawa Barat.
Bagi para penggemar musik metal dan pencinta kreativitas lokal, Road to Kuningan Eundeur Vol. 7 bukan hanya konser, ini adalah perayaan kolektif dan ruang tumbuh bersama komunitas.





