Cekkabaronline.com, Jakarta – Komunitas motor baru bernama PERIKHSA Riders resmi dikukuhkan di Parle Senayan, Jakarta, pada Sabtu (27/9/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Umum PERIKHSA sekaligus Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, yang menegaskan komunitas ini hadir bukan hanya sebagai ruang menyalurkan hobi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan lintas generasi dan profesi.
Acara pengukuhan berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai figur ternama, mulai dari pengusaha, politisi, tokoh hukum, hingga komunitas motor seperti HOG, HOGERS, HOG Jadul, MBI, MBBI, hingga HDCI. Kehadiran mereka semakin menegaskan posisi PERIKHSA Riders sebagai komunitas inklusif yang terbuka bagi berbagai kalangan.
Dalam struktur kepengurusan, Aldwin Rahadian ditunjuk sebagai Presiden untuk masa jabatan lima tahun. Sementara itu, dua nama publik figur, Barbie Kumalasari dan Andre Yakub, dipercaya sebagai humas. Kehadiran mereka diharapkan membawa citra positif sekaligus memperluas jangkauan kegiatan sosial komunitas ini.

Bambang Soesatyo menegaskan bahwa keanggotaan komunitas ini terbuka luas. “Syaratnya, hanya harus terlebih dahulu terdaftar sebagai anggota PERIKHSA lintas generasi dan lintas profesi. Tua, muda, milenial hingga Gen-Z. Mulai dari pengusaha, pengacara hingga politisi lintas partai,” ujarnya saat meresmikan PERIKHSA Riders.
“Riding itu bukan soal cepat-cepatan atau gaya. Tetapi, bagaimana kita menjaga solidaritas, persaudaraan atau brotherhood dan saling menghormati,” lanjut Bamsoet. Menurutnya, solidaritas adalah nilai yang harus dijaga di jalan maupun dalam kehidupan sosial.
Tak hanya touring, PERIKHSA Riders juga diarahkan memiliki misi sosial. Bamsoet menegaskan bahwa komunitas ini akan mengadakan kegiatan amal, kampanye keselamatan, hingga program-program positif lain. “Saya ingin PERIKHSA Riders bukan hanya sekadar kumpul dan touring. Tetapi juga hadir dengan kegiatan sosial, kampanye keselamatan, serta ikut membangun citra positif komunitas motor,” jelasnya.
Presiden komunitas, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa jabatan yang ia emban bukan simbol belaka. Menurutnya, PERIKHSA Riders dibentuk untuk mewadahi para pecinta motor sekaligus menyalurkan energi positif. “Bukan hanya hobi, seneng-seneng aja. Nanti kita bikin kegiatan sosial yang bermanfaat buat masyarakat,” ucapnya.

Komunitas ini berawal dari kumpulan penghobi menembak yang kemudian melibatkan banyak pencinta motor. Aldwin menyebut, dengan penggabungan dua hobi tersebut, para anggota tidak hanya menyalurkan minatnya, tetapi juga bisa membangun jaringan bisnis serta melakukan kegiatan amal bersama.
Andre Yakub, yang juga dipercaya sebagai Humas, menjelaskan bahwa PERIKHSA Riders tidak membatasi jenis motor. Menurutnya, komunitas ini terbuka bagi siapa saja, baik pengguna motor besar maupun motor kecil. “Minimal, engga ada CC-CCan, apa aja, roda dua aja dah. Bebek juga boleh,” jelasnya.
Andre menambahkan, salah satu misi penting komunitas ini adalah mengajak anak muda menghindari balapan liar. Dengan adanya wadah resmi, mereka diharapkan dapat menyalurkan energi melalui kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.
Selain touring, PERIKHSA Riders juga berencana rutin mengadakan kegiatan amal. Barbie Kumalasari memastikan bahwa sebagai Humas, ia bersama tim akan menyiapkan konsep acara sosial sekaligus menjalin komunikasi dengan media. Ia menegaskan, setiap kegiatan akan dipublikasikan agar gaungnya semakin luas.
Andre Yakub juga menyampaikan bahwa kegiatan amal akan menjadi agenda utama komunitas ini. Ia menekankan pentingnya mengajak seluruh anggota untuk menyisihkan rezeki dalam bentuk sedekah, terutama untuk membantu fakir miskin di berbagai daerah.
Hingga saat ini, jumlah anggota PERIKHSA Riders tercatat sudah mencapai sekitar 500 orang. Barbie menyebut antusiasme begitu tinggi karena komunitas ini juga diikuti oleh anggota dari komunitas motor besar lainnya seperti HDCI dan IMBI. Dengan perkembangan itu, ia optimistis jumlah anggota bisa tembus ribuan.
Pengukuhan PERIKHSA Riders menandai babak baru bagi komunitas motor di Indonesia. Dengan visi menyalurkan hobi sekaligus menebar manfaat, komunitas ini diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi para pengendara motor di tanah air.




