Cekkabaronline.com, Jakarta – Kabar damai datang dari panggung hukum selebritas tanah air. Nurul Azizah Rosiade, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Azizah Salsha, secara mengejutkan memutuskan untuk menyudahi perseteruan hukumnya dengan dua pembuat konten, Muhammad Jannah (Bigmo) dan Adimas Firdaus (Resbob). Langkah ini menandai berakhirnya ketegangan yang sempat menyita perhatian publik selama beberapa waktu terakhir.
Keputusan besar untuk berdamai ini tidak diambil secara instan oleh mantan istri Pratama Arhan tersebut. Perseteruan yang awalnya dipicu oleh dugaan pencemaran nama baik di media sosial ini akhirnya menemui titik terang melalui jalur kekeluargaan. Kedua belah pihak memilih untuk mengedepankan komunikasi daripada melanjutkan proses hukum yang melelahkan di meja hijau.
”Jadi kami sampaikan bahwa sudah ada perdamaian antara Azizah Salsha dengan Bigmo (Jannah) dan Resbob. Perdamaian terjadi setelah mereka bertemu di kantor sekretariat keluarga Minang belum lama ini,” ujar Anandya Dipo Pratama, selaku kuasa hukum Azizah, saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).
Dipo membeberkan, bahwa kliennya memiliki pertimbangan khusus sebelum memberikan maaf. Hati putri politisi Andre Rosiade ini dikabarkan luluh setelah melihat upaya gigih dari para terlapor yang menunjukkan penyesalan mendalam. Azizah secara diam-diam terus memantau perilaku Bigmo dan Resbob selama masa pelaporan berlangsung.
”Saya rasa hati Azizah tersentuh melihat usaha dari Jannah (Bigmo) yang terus menerus meminta maaf baik dari media sosial, atau berusaha meminta maaf secara langsung. Akhirnya perdamaian terjadi,” jelas Dipo.
Alasan kemanusiaan menjadi fondasi utama bagi Azizah dalam mengambil kebijakan ini. Ia tidak ingin melihat masalah ini berakhir di balik jeruji besi jika memang ada iktikad baik untuk berubah. Baginya, melihat perjuangan niskala yang dilakukan Bigmo untuk mendapatkan ampunan sudah cukup menjadi bukti bahwa mereka benar-benar menyesali perbuatannya.

”Iya Azizah meminta Bigmo dan Resbob untuk membuat konten yang lebih positif, tidak menyinggung atau memfitnah siapapun,” tambah Dipo terkait syarat perdamaian tersebut.
Di sisi lain, Muhammad Jannah alias Bigmo tampak tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Ia merasa mendapatkan mukjizat karena diberikan kesempatan kedua oleh keluarga besar Azizah. Permohonan maaf tersebut tidak hanya ditujukan kepada Azizah secara pribadi, namun juga kepada seluruh keluarga besar yang merasa dirugikan atas kontennya.
”Terima kasih Kak Zize, Pak Andre, Umi, keluarga besar Kak Zize untuk pertama waktunya, kedua kelapangan dadanya untuk memaafkan aku, abang aku, bunda aku, pokoknya keluarga aku. Kami semua minta maaf,” tutur Bigmo penuh haru.
Azizah Salsha sendiri turun langsung untuk memastikan proses pencabutan laporan di Mabes Polri berjalan lancar. Kehadirannya didampingi oleh pihak Bigmo dan keluarga sebagai simbol bahwa hubungan mereka kini telah membaik. Kejadian ini diharapkan menjadi contoh nyata mengenai pentingnya penyelesaian masalah secara damai dan bermartabat.
Kini, dengan berakhirnya drama hukum tersebut, baik Azizah maupun pihak terlapor dapat kembali fokus pada aktivitas masing-masing. Kasus ini menjadi pengingat bagi publik bahwa meski hukum bisa ditegakkan, pintu maaf selalu terbuka bagi mereka yang bersungguh-sungguh ingin memperbaiki diri.


