5 C
New York
Selasa, April 21, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Gelar BUMD Leaders Forum, Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jadi Pemain Global

Cekkabaronline.com, Jakarta – ​Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat memperkuat fondasi ekonomi daerah guna mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Global. Melalui Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) yang bekerja sama dengan Bank Jakarta, Pemprov menggelar BUMD Leaders Forum di Jakarta pada Jumat (17/4/2026). Pertemuan strategis ini mengumpulkan seluruh jajaran Komisaris dan Direksi BUMD untuk menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan ekonomi dan iklim yang semakin kompleks.

​Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Sekretaris Daerah Prov DKI Jakarta, Uus Kuswanto. Hadir pula Wakil Koordinator Staff Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, serta Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Prov DKI Jakarta, Suharini Eliawati. Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa penguatan BUMD merupakan prioritas utama dalam menjaga stabilitas serta daya saing Jakarta di kancah internasional.

​Forum tahun ini mengusung tema besar “Synergy for Resilience: Memperkokoh Peran BUMD Sebagai Pilar Ekonomi Dalam Ekosistem Jakarta Global City”. Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang vital untuk menyamakan persepsi. Kolaborasi antar-BUMD dianggap sebagai harga mati, terutama saat dunia sedang bergejolak akibat dinamika geopolitik global dan ancaman perubahan iklim yang mulai nyata.

​Dalam arahannya, Gubernur Pramono menekankan bahwa BUMD Jakarta kini sudah berada di level yang lebih tinggi. Ia melihat potensi besar bagi perusahaan daerah untuk memperluas jangkauan operasionalnya. Dukungan penuh diberikan agar korporasi plat merah ini tidak hanya jago kandang, tetapi mampu memberikan dampak luas yang bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Jakarta secara signifikan dalam jangka panjang.

​”Saya mengharapkan agar dalam 1 tahun ke depan BUMD melakukan konsolidasi dan saya juga memberikan ruang kesempatan karena saat ini banyak BUMD-BUMD Jakarta yang sekarang ini sudah tidak menjadi pemain lokal antara lain Bank Jakarta, PAM Jaya, Dharma Jaya dan lain-lain dan itu saya yakin akan bisa memberikan banyak manfaat bagi Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

​Kendati optimistis, Gubernur tetap mengingatkan jajarannya untuk tidak terlena. Ada tantangan besar di depan mata, yakni fenomena iklim El Nino yang diprediksi akan menghantam pada pertengahan tahun ini. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu ketidakpastian ekonomi jika tidak diantisipasi dengan matang sejak dini oleh seluruh sektor usaha milik daerah.

​”Tetapi saya juga menyampaikan karena sekarang ini kondisi geopolitik sedang struggling dan sebentar lagi ada El Nino diperkirakan dari April sampai September ini, maka saya minta juga mereka mempersiapkan itu,” tuturnya.

​Keyakinan Gubernur terhadap ketangguhan BUMD didasarkan pada perbaikan sistem internal yang terus dilakukan. Menurutnya, keberhasilan menghadapi tantangan global sangat bergantung pada sejauh mana perusahaan-perusahaan tersebut mampu menjaga integritas dan profesionalitas dalam manajerialnya. Konsolidasi yang kuat menjadi kunci utama untuk menjawab keraguan pasar dan masyarakat.

​”Maka demikian mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka transparan dan dikelola secara profesional, saya yakin BUMD Jakarta makin siap,” tegas Gubernur Pramono.

​BUMD Leaders Forum 2026 ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada Desember 2025. Ada tiga fokus utama yang dibahas, yakni kemandirian finansial melalui creative financing, sinergi penjaminan proyek strategis bersama Jamkrida Jakarta, serta optimalisasi aset strategis untuk menciptakan aliran pendapatan baru. Sektor-sektor seperti pengolahan pangan, hunian mix-used, hingga infrastruktur air limbah menjadi sorotan dalam diskusi tersebut.

​Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan bahwa langkah nyata sudah mulai terlihat sejak awal tahun ini melalui kolaborasi pendanaan yang solid. “Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan. Untuk Triwulan I tahun 2026, Alhamdulillah telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk 3 BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya, dan juga Food Station Tjipinang,” ungkap Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta.

​Sebagai penutup acara, komitmen kuat ini dikukuhkan dengan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta. Melalui Collaboration Charter, seluruh BUMD Jakarta kini diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang lebih tangguh. Targetnya jelas: BUMD harus menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi Jakarta di masa depan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles