28.8 C
New York
Senin, Agustus 3, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Perjuangan Terakhir Trisnoize PAS Band Sebelum Berpulang, Sempat Menolak Berobat hingga Fungsi Ginjal Sisa 5 Persen

​Cekkabaronline.com, Depok – ​​Panggung hiburan dan industri musik alternatif Indonesia kembali kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Musisi senior Bambang Sutrisno yang akrab dipanggil Trisnoize, sang penabuh bass PAS Band, menghembuskan napas terakhirnya di Bandung.

​Meninggalnya sang bassis pada Sabtu (1/8/2026) jam 14.30 WIB tersebut mengakhiri masa perawatan medis intensif yang dilaluinya di Rumah Sakit Hermina. Kabar kepergiannya langsung menyisakan rasa duka yang mendalam bagi segenap penikmat musik nasional.

​Sifat Tertutup Soal Keluhan Kesehatan

​Kepergian sang musisi menyisakan cerita haru mengenai bagaimana ia menyikapi rasa sakit yang diidapnya. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang cenderung memendam sendiri masalah kesehatan yang dialaminya tanpa ingin membebani orang lain. ​Drummer PAS Band, Sandy, mengungkapkan kebiasaan sahabatnya yang kerap enggan memeriksakan kondisi fisiknya meskipun sudah merasakan gejala keluhan medis.

​”Dua minggu yang lalu, dua minggu yang lalu temen-temen PAS Band ya dapat kabar Trisno di kosannya dia sakit, kepalanya pusing katanya. Dan seperti biasa, dia kan nggak mau periksa kesehatan, ya semua dirasain sendiri gitu,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).

Foto: Ungkapan Sandy PAS Band soal perjuangan terakhir Trisnoize sebelum meninggal dunia akibat gagal ginjal. (Dim)

​Momen Bujukan Rekan Satu Band
​Penolakan almarhum untuk mendatangi fasilitas kesehatan sempat membuat rekan-rekan terdekatnya merasa khawatir. Diperlukan upaya keras dari para personel band agar Trisnoize mau menyetujui penanganan medis profesional.

​Ketika akhirnya berhasil dibawa dan diperiksa oleh tim dokter dua pekan sebelum wafat, diagnosis menunjukkan bahwa kondisi kesehatan sang bassis sudah berada pada tahap yang sangat memprihatinkan.

​”Wah pada saat dibawa ke rumah sakit tuh nggak mau, ngelawan nggak mau, nggak mau dibawa. Ya akhirnya dengan berusaha keras kita, akhirnya mau, dicek. Dua minggu yang lalu kita bawa ke rumah sakit dan dicek, akhirnya diketahui gagal ginjal. Sudah tinggal 5%,” tutur Sandy.

​Hari-Hari Kritis dalam Perawatan Intensif

​Masa-masa perawatan almarhum di rumah sakit diwarnai dengan ketegangan karena kondisi fisik yang tidak stabil. Pihak kawan-kawan terdekat terus berupaya memohon dukungan doa dari publik demi mengharapkan adanya kesembuhan.
​Pengalaman mendampingi dan memantau fluktuasi kondisi kesehatan almarhum menjadi momen yang penuh kepasrahan bagi para sahabatnya.

​”Kritis, saturasi turun, kemudian alhamdulillah bisa stabil lagi. Saturasi turun lagi, stabil lagi, makanya beberapa kali saya minta teman-teman, ‘Ayo dong kirimin Fatihah, doain’. Karena sepertinya memang butuh keajaiban mukjizat dari Allah dan doa dari teman-teman,” katanya.

 

Foto: Ungkapan Sandy PAS Band soal perjuangan terakhir Trisnoize sebelum meninggal dunia akibat gagal ginjal. (Dim)

​Persiapan Pelepasan Jenazah di Bandung

​Kini, jenazah almarhum telah berada di rumah duka milik keluarga besar yang terletak di area Jalan Laswi atau Cibangkong, Kota Bandung. Doa dan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan musisi Tanah Air. ​Seluruh jajaran personel band pun mengosongkan jadwal untuk hadir langsung pada prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi.

​”Iya. Wajiblah,” kata Sandy saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026), saat ditanya soal rencana menghadiri pemakaman Trisno.

​Meski lokasi pasti tempat pemakaman masih menunggu konfirmasi akhir dari keluarga, seluruh kerabat telah bersiap mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

​”Rumah dukanya di rumah keluarga di Laswi, Jalan BKR gitu ya, di sebelah rumah Bebeng yang lama. Terus besok akan dimakamkan pagi, tapi saya belum tahu dimakamkan di mana, apakah sama lokasinya dengan makam istrinya Bebeng? Kita nggak tahu,” pungkas Sandy.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles