22.4 C
New York
Jumat, Juli 31, 2026
spot_imgspot_img
spot_img

Sidang Dugaan Pelanggaran UU Kesehatan Ditunda, Richard Lee Bongkar Intrik Bisnis di Balik Pelaporan Doktif

Cekkabaronline.com, Tangerang – ​Pengadilan Negeri Tangerang kembali menjadwalkan ulang persidangan perkara dugaan pelanggaran Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan yang melibatkan Dokter Richard Lee pada Kamis, 30 Juli 2026. Langkah ini diambil oleh majelis hakim mengingat seluruh saksi yang dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum tidak tampak hadir di ruang sidang. Sosok pelapor utama, yakni Dokter Samira atau Doktif, tercatat sudah dua kali mengabaikan undangan persidangan resmi tersebut.

​Absennya para saksi pelapor menciptakan ruang bagi Richard Lee untuk membeberkan narasi mendalam mengenai latar belakang sengketa hukum yang dihadapinya. Praktisi medis yang juga seorang pengusaha ini menyebut ada tabir persaingan bisnis yang menunggangi laporan kepolisian terhadap dirinya, sehingga publik perlu mengetahui rangkaian peristiwa sebenarnya.

​​“Saya punya janji, kalau hari ini pelapor saya enggak hadir dia kan sudah diundang dua kali, kalau dia enggak hadir, saya akan ceritakan satu rahasia untuk kalian semuanya,” ujar Richard Lee jelang persidangan di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (30/7/2026).

​Motivasi utama di balik pembongkaran kisah ini, menurut pengakuannya, adalah untuk mencegah jatuhnya korban-korban baru akibat modus operandi serupa di industri suplemen kecantikan.

​“Ya ini saya akan kasih suatu cerita yang cukup membagongkan ya. Saya enggak mau, cukup saya aja sih yang jadi apa ya, korbannya. Saya enggak mau ada yang lain, jadi korban-korban yang lain. Saya enggak mau sih, kasihan,” lanjutnya.

Foto: Pengadilan Negeri Tangerang menunda sidang Richard Lee akibat absennya Doktif. Terkuak dugaan konspirasi persaingan bisnis suplemen kecantikan. (Gugun)

​Kisah tersebut diurai melalui perumpamaan alegoris mengenai sosok DRL yang membeli sepuluh persen saham sebuah pabrikan minuman kolagen bernilai miliaran rupiah pada tahun 2023 silam.

​“Ini dari negeri dongeng. Pada suatu hari di negeri Konoha, salah satu pemainnya namanya DRL. Di tahun 2023, dia membeli salah satu perusahaan minuman collagen dengan inisial NL. Dia pada waktu itu beli saham 10%, sekitar 16 miliar, udah bayar pajak pada waktu itu ya,” ujar Richard Lee mengawali ceritanya.

​“Lalu beberapa saat kemudian, brand tersebut itu, memeriksakan lab brand minuman fiber yang sangat terkenal, namanya FT, ke Amerika. Lalu hasil brand itu (FT) mengandung sibutramine pada waktu itu. Dan minta untuk DRL mengumumkan,” lanjutnya.

​DRL menekankan batas tegas bahwa dirinya hanya bersedia menyampaikan informasi edukatif bagi masyarakat tanpa bertujuan menjatuhkan personal pemilik merek kompetitor.

​“Saat meeting DRL sempat menolak, tapi dikatakan ‘ini kan edukasi, Dok.’ Oke, DRL bilang, kalau untuk edukasi DRL bersedia. Kalau untuk menyerang DRL tidak mau. Pada waktu itu DRL buat video untuk edukasi, lalu stop sampai di situ. DRL tidak ada menyerang personal, DRL tidak ada menyerang ke mana-mana, karena video khusus untuk edukasi,” lanjutnya.

​Setelah pelepasan saham secara resmi terjadi pada tahun 2025, perusahaan suplemen tersebut meluncurkan kemitraan baru bersama sosok misterius yang mengenakan topeng.

​“Ya udah, DRL-nya punya itikad baik karena dari belinya punya itikad baik, akhirnya ya udah, dijual aja,” ucaptnya.

​“Minuman collagen NL itu berkolaborasi dengan wanita bertopeng. Sangat mengejutkan sih karena kan, untuk bikin kolaborasi besar seperti itu, pastinya nggak cukup dong waktu dua minggu ataupun satu bulannya. Pasti ada obrolan-obrolan secara kasaran, kolaborasi besar-besaran,” terangnya.

Foto: Pengadilan Negeri Tangerang menunda sidang Richard Lee akibat absennya Doktif. Terkuak dugaan konspirasi persaingan bisnis suplemen kecantikan. (Gugun)

​Kerja sama tersebut lantas dinilai melenceng jauh dari misi edukasi awal karena diiringi kampanye gencar yang menyasar pribadi serta lini produk influencer ternama lainnya.

​“Saya nggak habis pikir. Brand tersebut dan wanita bertopeng tersebut, secara, ini bukan lagi edukasi menurut saya secara brutal dan bertubi-tubi menyerang minuman collagen brand lain inisialnya L. Milik influencer, salah satu influencer terkenal di Konoha. Inisialnya Miha. Sebut aja namanya Michelle lah ya, kalian tebak sendiri ya sisanya ya,” lanjutnya.

​“Secara bertubi-tubi bukan hanya produknya, tapi juga pribadinya, fashion-nya. Seperti DRL, cukup saya korbannya sih. Saya nggak mau ada korban lain lagi di sana. Dan beberapa saat kemudian, brand NL dan wanita bertopeng tersebut mendapatkan rekor Muri,” tutupnya.

​Laporan polisi yang diajukan oleh Dokter Samira alias Doktif kini telah bergulir hingga ranah penuntutan di Kejaksaan Negeri Banten dan persidangan PN Tangerang. Richard Lee mensinyalir persaingan usaha melatarbelakangi laporan tersebut, apalagi fakta persidangan menunjukkan bahwa sampel produk yang dijadikan alat bukti oleh pelapor tidak dibeli melalui kanal penjualan resmi.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

100PengikutMengikuti
14,300PengikutMengikuti
44,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles